Cemburu yang Terulang

Terakhir kali saya merasa cemburu kayaknya udah lama. Semua orang kayaknya pernah cemburu, deh. Cemburu bukan cuma soal orang yang kita cinta, bisa juga cemburu sama musuh bebuyutan, bisa juga cemburu sama orang yang lebih hebat daripada kita, dan lain-lain. Intinya, saya gak perlu menjelaskan apa definisi cemburu menurut KBBI, kan?

Saya peringatkan kalau tulisan ini tidak penting. Isinya hanya curhatan pribadi yang membuat dahi Anda berkerut. Terima kasih kalau kalian memaksa ingin lanjut membaca.

Oke.

Continue reading

Advertisements

Jangan Kalah Sebelum Perang

Halo, semuanya yang lagi baca tulisan ini! Hahaha sekalinya saya nulis, eh judulnya kayak gitu. Sok bijak banget memang. Hehehe, dan kalau dihitung-hitung ternyata bentar lagi udah tahun 2017 ya? Sedih saya soalnya makin deket sama SBMPTN :'(. Kalian yang udah kelas XII dan pingin kuliah di PTN pasti tahu rasanya seperti apa, hahaha. Tapi bukan itu sih inti tulisan saya kali ini. Sebelum ke inti dari tulisan ini, saya akan kasih sejenis pemanasan dulu mungkin? Hahaha. Nggak-nggak, saya serius.

Jadi, saya sering banget mendengar kalimat yang berbunyi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Iya… kalau dipikir-pikir memang lebih baik terlambat sih daripada nggak sama sekali. Contohnya kayak ibu-ibu yang baru belajar mengendarai sepeda motor. Dengan usia yang bisa dibilang sudah tidak muda lagi, tapi toh ujung-ujungnya mereka bisa lancar berkendara. Ya walaupun saya masih sering ketemu ibu-ibu yang agak ngawur naik motornya di jalan. Nggak jarang ibu-ibu pernah pasang sign ke kanan tapi nyatanya belok kiri. Kalau yang ini ngeselin banget sih emang, terpaksa kalau ada ibu-ibu di depan maka saya harus berpikir dua kali kalau mau nyalip. Tapi ibu-ibu yang kayak gitu levelnya udah di atas ibu-ibu yang nggak bisa mengendarai sepeda motor sama sekali, kan? Continue reading

Proses Pendewasaan

Udah lama nggak nulis di blog ini. Semuanya gara-gara kehidupan anak kelas XI yang tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Harus SKS setiap ada ulangan IPA, buat PR yang sebelumnya nggak pernah dijelaskan, dan membuat PowerPoint demi guru yang terlalu terobsesi pada statement “pentingnya presentasi di kurikulum 2013” padahal dia ngajar Matematika. Nggak salah sih kalo siswanya memang sudah jago banget sampai-sampai disuruh buat PowerPoint padahal beliau belum menjelaskan materinya sama sekali. Ya kalau pelajaran teori seperti Biologi dan Sejarah Indonesia sih nggak masalah.. lah, ini Matematika bro! Aduh, kok kayaknya kepekaan Anda kurang sih?

Ini kenapa aku malah jadi membahas pelajaran, sih? Hm… sebenarnya tulisan ini gak penting banget sih, tapi karena isinya tentang hari yang penuh kebahagiaan maka aku memutuskan untuk menulisnya. Continue reading